KEBENARAN

Kebenaran

Apa itu Kebenaran? What is Truth? Mengapa begitu banyak sekali versi jawaban dari pertanyaan ini? Apakah kebenaran menurut orang-orang itu benar semua? Kalau kebenaran adalah lawan mutlak dari kebohongan lalu mengapa banyak sekali versinya?

Kapitalis bunuh Komunis, Komunis bunuh Kapitalis. Negro bunuh kulit putih,kulit putih bunuh negro. Kristen bunuh Muslim, Muslim bunuh Kristen. Siapa yang benar?

Di kamus bahasa manusia, ada begitu banyak kata yang telah kehilangan arti terdalamnya. Bahagia, Cinta, Suka, Benci, Nista, Haram, semuanya telah kehilangan artinya di dunia yang semakin gila ini. Mengapa saya katakan zaman semakin gila? Karena di balik kemajuan teknologi dan kebudayaan, ada kemerosotan moral yang meluncur kencang bak salju longsor dan tidak ada yang sanggup menghentikannya.

Manusia itu mahkluk yang rakus dan egois. Ayolah, saya tantang anda untuk mengakuinya. Tidak usah capek-capek menuduh dan memaki-maki koruptor, coba lihat diri anda sendiri. Diri kita sendiri. Dan renungkan pertanyaan ini “Apakah kita lebih baik dari yang lain?”. Dapatkah anda menjamin kalau apabila anda berada di posisi pejabat yang anda tuduh koruptor itu, anda tidak akan melakukan hal yang sama? Apakah anda cukup arogan untuk menjawab “tidak, tentu saya tidak akan seperti dia”?

Manusia tidak ada yang benar. Semuanya sama, Semuanya salah. Kata kebenaran sudah hilang maknanya, karena penemu kata itu adalah jiwa yang telah kehilangan nyawanya. Lalu, apakah semua yang saya katakan di atas bukan sebuah kebenaran? Apakah masih ada harapan untuk mencari Kebenaran?

Semua manusia itu salah, lalu siapa yang benar? Jawabannya adalah kata yang telah kehilangan maknanya juga, Tuhan, God. Manusia boleh saja menganut kebenaran yang berbeda-beda, tetapi Tuhan adalah SATU. SATU kebenaran. SATU yang mutlak. Kepandaian manusia adalah kebodohan bagi Tuhan. Segala filosofi dan pemikiran jenius manusia tidak akan pernah sanggup untuk mengungkap Kebenaran karena Kebenaran itu adalah Tuhan. Hanya Tuhan-lah yang sanggup menyatakan kebenaran itu kepada manusia si mahkluk serba salah itu. Dan Tuhan telah melakukan-nya.

Sudahkah anda bertemu Kebenaran? Sudahkah anda bertemu dengan Tuhan dan bukan nabi atau orang-orang suruhannya?

3 Responses to “KEBENARAN”

  1. Hafni Says:

    Dear my Mate..
    i was about to write truth in ma blog, then there’s this energy that tell me to look in to yours (ur Blog).there u go i find this.

    Well,
    Kebenaran yang pasti tidak perlu pembenaran ma friend. Kalau sudah benar kenapa musti diperdebatkan karena sudah pasti benarnya.

    Yang sering memperdebatkan dan membicarakan benar atau salah, halal atau haram, baik atau buruk orang lain itu hanya sebagian kelompok yang ingin diakui kebenarannya…hehehe.

    manusia sejati pasti benarnya, karena mereka tahu benar asalnya mereka, tetapi yang tahu itu hanya sedikit.

    Karena masih banyak mahluk yang bertopeng manusia berhati srigala..hmmm..

  2. NINGSi Says:

    bener bngt,bnyk manusia bertopeng,berhati serigala….aye baru2 ini ketemu dgn mahluk nyata yaitu manusia kayak gtu dech…carilah orang yg benar,tdk hanya baik tp juga benar didlm Tuhan………

  3. kusmardiyanto Says:

    bagaimana kalau kebenaran itu dari Alloh yang menurunkan Al-Qur’an, Taurot, Injil, Zabur dan lain-lain kepada para Utusan-Nya … lalu kita tidak mengakuinya…pasti celakalah kita…dan kebenaran itu dari dulu sampai kini tetap sama yaitu mengabdi kepada Alloh dan tidak mensekutukan Dia dengan sesuatu apapun… ini dilakukan oleh para Nabi dan Rosul, dintaranya Musa as (Moses), Isa anak Maryam as (Yesus), dan Muhammad SAW

Leave a Reply